<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d35515654\x26blogName\x3dSeruput\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://seruput.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://seruput.blogspot.com/\x26vt\x3d5858505070084369910', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>


Terima Kasih

Monday, December 08, 2008
Aku tidak pernah lagi posting di blog ini. Tapi kamu sedemikian rajin membuka-buka dan membaca postinganku. Aku merasa sangat berdosa. Anggap saja ini dosa besar yang pernah kulakukan. Maka dari itu, dalam kesempatan yang sangat bahagia ini, ingin sekali aku menyampaikan beberapa hal:

1. Pak, Buk, Dek, lan sekaliyan keluarga sedoyo, nyuwun ngapunten. Salam sungkem sangking Kairo.
2. Ann, Makasih bukunya, sorry ga bisa ngasih apa-apa. Ups, Happy B'thday ya..Smoga Allah memberikanmu umur yang barokah.
3.Ann, makasih juga, karena kamu yang nganterin ke rob'ah. Jadi enak nih. Happy B'thday juga ya. Sorry, belum bisa ngasih apa-apa. Hanya bisa ikut mendoakan, semoga dengan bertambah umurmu, semakin dewasa, semakin cool, semakin hmmm...pokoknya makin mantap deh. Kangen tau.
4.Neng Ziya, Guruku yang paling manis. Katanya kemarin mau berbagi, mana. Ditagih nih. Udah ketemu, belum, yang dicari?
5.Empiikk, Mana bukunyaaaaaaaaa?
6.Mbah Nad, asli tuambah uedan, bunuh diri tah mbah?
7.Mas Thab, Nah, yang ini emang bener bunuh diri. Awas ada yang ngintip lho. Kentutnya jangan dikerasin lagi ya mas.
8.Faizin, akhirnya bisa kesampaian juga. Baca puisi di balik jeruji besi (sel). Ada skopil di Kairo.

Buat anak-anak rumah budaya semuanya, tanpa terkecuali, mohon maaf lahir dan batin. Terus berjuang yah. InsyaAllah akan menjadi amal ibadah. Amin.

Salam juga buat sahabat-sahabati Terobosan, terus berjuang. Maaf lahir dan batin.

Buat Bombom, Bambang, Davint, Mumu, Angga, Aviv, dan semuanya yang ngga bisa disebutin satu per satu. Pokoknya mah, NAKAMA dan BRIGAFISCA, kalian adalah darahku. Jadi, mustahil kan kalau tidak saling memaafkan. Hehehe.

Intinya adalah, bagaimana kita saling memaafkan. Dan yang menjadi alasan saya menulis ini adalah, karena saya udah banyak berbuat salah. So, Hapunten, ngapunten, maaf, saporanah, forgive me, afwan, ma'alisy.

Yo, wes lah. Poko'e sepurone seng akeh yo.

Hari Raya

Kita menyebutnya hari raya yang juga berarti hari besar. Hari itu adalah hari bersejarah, dimana seorang hamba membuktikan rasa cinttanya kepada dzat yang dicintainya melebihi rasa cintanya kepada yang lain.

Kecintaan seorang hamba pada sang pencipta, bukan hanya melalui lisan saja, tapi perlu dibuktikan dengan tindakan yang nyata.

Percaya, atau bahasa sederhananya 'ngimani' terhadap sesuatu, tidak bisa hanya dengan mengucapkan kalimat-kalimat saja. Lebih dari itu, harus ada tindakan konkrit.

Kalau sudah kepalang cinta, apapun akan diberikan. Kisah nabi ibrahim yang hendak menyembelih ismail, anak semata wayangnya, anak yang diharap-harapkan kehadirannya, ternyata diminta kembali. Bagaimanapun, cinta bukanlah kegilaan tanpa memikirkan dampak, akibat, dan berbagai konsekwensi yang harus diterima.

Hari ini, kita semua merayakan hari cinta. Cinta kepada dzat yang maha memberi. Hari raya inilah yang akan mengingatkan kita, bahwa semua yang kita miliki bukanlah milik kita.

Trus apalagi dong?

Gini aja deh,
SELAMAT HARI RAYA IEDUL ADHA 1429
mohon maaf lahir dan batin