<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d35515654\x26blogName\x3dSeruput\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://seruput.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://seruput.blogspot.com/\x26vt\x3d5858505070084369910', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>


Mata

Thursday, June 04, 2015
Dalam ilmu komunikasi, saat kita sedang berbicara secara berhadapan, dengan siapa pun kita harus menatap mata orang tersebut. Karena mata adalah bagian dari tubuh manusia yang paling jujur. Makanya, dalam kampus atau seminar-seminar komunikasi pasti akan diberi pelajaran tentang mata. Iya, Mata.

Jadi jangan remehkan sebuah tatapan. Karena bisa jadi, dengan hanya sebab isyarat mata, dirimu bisa hanyut dalam sebuah ruang hampa yang begitu luas. Hmm....