<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d35515654\x26blogName\x3dSeruput\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://seruput.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://seruput.blogspot.com/\x26vt\x3d5858505070084369910', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>


Dulu

Thursday, June 14, 2012
Dulu aku begitu mencintainya, sekarang pun demikian. Hingga ia dinikahi oleh seorang lelaki. Aku berubah ingin membuang rasa ini. Dan aku pun pergi merantau ke kota ramai yang acuh. Demi satu tujuan. Ketenangan.

Tapi aku tidak bisa menemukan ketenangan. Justru aku malah tersiksa. Sekarang aku biarkan saja rasa itu. Ya, aku membiarkan rasa itu tertanam di sepetak dada ini.

Akan aku menunggu waktu itu....